Jumat, 02 Desember 2011

MISTERI | KISAH NYATA | CERITA HANTU



Kisah nyata misteri
Misteri | kisah nyata | cerita hantu
Misteri ini aku alami sendiri.

Kita sering mendengar akan cerita-cerita misteri yang dialami oleh orang. Ada yang percaya dan ada yang tidak. Semua itu terserah kita menyikapinya.Selain dunia yang kita tempati sekarang ini, kita juga harus mempercayai adanya dunia lain. Dunia alam gaib yang memang terkadang tidak masuk akal.

Ini adalah kumpulan cerita misteri yang aku alami sendiri sejak aku kecil sampai sekarang.

Aku tinggal di sebuah desa kecil di kota Trenggalek. Sebuah kota di pesisir selatan Jawa Timur. Sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh gunung.
Waktu masih kecil, aku seorang penakut. Itu karena hampir setiap hari aku dijejali dengan cerita-cerita mengenai hantu. Dan mungkin karena aku seorang penakut itu pula, aku sering kali mengalami hal-hal aneh yang diluar akal manusia. 





Cerita misteri yang aku alami. Kisah nyata misteri. 

1. Lahir dalam kubur.
  
    Pada waktu itu seperti biasa aku berangkat sekolah jalan kaki melewati area pekuburan desa yang memang terkenal angker. Karena jalan itu lah yang terdekat menuju sekolah. Pada waktu itu aku masih TK. Karena sudah siang, hanya ada 2 orang saja yang berangkat bersama dengan aku. Saat melewati area pekuburan, tiba-tiba dari arah persawahan di seberang area pekuburanterdengar seperti burung blekok atau lebih mirip dengan suara katak/kodok yang sangat nyaring. Kami bertiga heran dengan suara tersebut. Karena suara tersebut selama ini belum pernah kami dengar. Karena penasaran, salah satu teman saya yang sudah besar (mereka berdua sudah kelas 6 SD) melemparkan batu ke arah suara tersebut. Suara tersebut langsung berhenti dan langsung berganti dengan suara tangis bayi dari area pekuburan. Tangisan tersebut sangat nyaring. Kami bertiga mendengarnya. Namun orang-orang yang berada di samping area pekuburan tidak mendengarnya. Padahal jaraknya relatif dekat. Kalau dipikir-pikir, dari jaraknya yang dekat dan suara tangisan yang nyaring, tidak mungkin mereka tidak mendengar. Pada saat itu ke-dua temanku sudah tahu kalau itu adalah hantu. Sementara aku masih bingung dengan apa yang terjadi. Namun pada saat itu kami tidak lari. Karena mungkin temanku malu antara satu dengan yang lain. Sementara aku belum paham benar dengan apa yang kami alami.
    Kami terus saja berjalan sampai lewat area pekuburan. Dan suara tersebut tidak terdengar lagi oleh kami. Disini lah akhirnya teman aku tersebut baru ngomong kalau suara tadi adalah hantu.
    Sampai di sekolah aku kembali menjalani hari-hari sekolah seperti biasa. Hingga aku lupa kan kejadian yang baru saja aku alami.

    Namun masalah terjadi pada saat pulang sekolah. Aku yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak harus pulang lebih dulu dari pada teman-temanku yang duduk di bangku SD.


 Hanya yang masih duduk di kelas 1 SD saja yang pulangnya bersamaan.
    Ketika mau lewat jalan yang sama dengan waktu berangkat tadi pagi, aku teringat kejadian tadi. Aku mencoba memberi tahu kejadian yang aku alami tadi pagi kepada teman-teman yang pulang bersama. Namun mereka tidak ada yang percaya karena paginya mereka juga lewat jalan yang sama dan tidak ada apa-apa. Akhirnya kami pun tetap melewati jalan yang melintasi area pekuburan. Pada saat itu kami ber-lima. Tiga anak TK termasuk aku dan 2 anak kelas 1 SD. Karena kami ber-lima, rasa takut yang tadi sempat aku rasakan jadi hilang. Dan aku berharap kejadian tadi pagi tidak terulang lagi.
    Ketika memasuki area pekuburan, tiba-tiba aku terasa mau buang air kecil. Aku pun buang air kecil di tepi area pekuburan tersebut. Selesai buang air, secara iseng aku melempar batu kecil ke pondok tempat penyimpanan keranda. (Kebiasaan iseng ini sering kami lakukan utuk menakut-nakuti teman yang lain, terutama anak perempuan). Dan setelah itu langsung terdengar bunyi yang mirip katak seperti tadi pagi. Lokasinya pun sama seperti lokasi bunyi pagi harinya. Aku langsung cerita pada teman-teman kalau itu adalah hantu dan akan menangis bila dilempari pakai sesuatu. Namun teman-teman tetap tidak percaya sehingga aku melempari suara tersebut dengan batu untuk membuktikan pada teman-temanku. Dan benar, kejadian persis seperti tadi pagi terulang. Terdengar suara tangis bayi yang sangat kencang. Kami semua lari sekencang-kencangnya karena ketakutan. Tidak lagi menoleh kiri dan kanan. Bahkan ada beberapa teman yang jatuh bangun karena ketakutan.
    Sampai di luar area pekuburan, ada beberapa orang tua yang heran dengan tingkah kami. Kami mencerikatan yang baru saja kami alami dan mereka keheranan semua.
    Kemudian mereka memanggil sesepuh desa. Dan bersama beberapa orang mereka menuju area pekuburan untuk melihat apa yang terjadi. Sementara kami masih ketakutan dan langsung pulang kerumah masing-masing.
    Keesokan harinya kami mendengar penjelasan tentang yang kami alami kemaren. Menurut sesepuh desa, suara itu adalah suara bayi yang baru saja dilahirkan oleh warga desa kami yang beberapa waktu lalu telah meninggal dalam keadaan hamil tua. Dan tanpa dioperasi untuk mengeluarkan janin yang masih ada di rahim, langsung dikubur bersama janin tersebut. Dan kemaren itu adalah saat kelahirannya. Itu yang disebut lahir dalam kubur.
    Sampai sekarang kami masih sering bercerita kejadian yang kami alami tersebut pada teman-teman yang dulu sama-sama mengalami.
    Yang tidak mengalami kejadian ini, pasti sangat sulit untuk percaya. Namun kejadian ini benar-benar kami alami…
  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar